KLASIKA Adakan Kelas Mondok Angkatan VIII

Sebagai sarana komunikasi, bahasa memiliki peran yang sangat besar dalam mentransformasi pemikiran seseorang kepada orang lain baik secara lisan maupun tulisan sehingga dapat dimengerti. Penggunaan dan pemahaman bahasa yang baik telah mewujudkan perkembangan ilmu pengetahuan dari segala bidang, tidak terkecuali filsafat.

Dalam tugas pokoknya, filsuf menggunakan analisis bahasa sebagai sarana untuk menguraikan konsep-konsep filosofis sehingga mudah dipahami dan berkembang sesuai dengan peradaban ummat manusia.

Dalam sejarah perkembangan filsafat, bahasa berperan penting menjadi penghubung lahirnya ilmu-ilmu filsafat. Secara garis besar fase-fase perkembangan filsafat terbagi menjadi empat, hal ini berjalan secara diakronis.

Pertama, kosmosentris, yaitu fase pemikiran filsafat yang meletakkan alam sebagai objek pemikiran wacana filsafat yaitu yang terjadi pada zaman kuno. Kedua, teosentris, yaitu fase pemikiran filsafat yang meletakkan Tuhan sebagai pusat pembahasan filsafat, yang berkembang pada zaman abad pertengahan.

Ketiga, antroposentris, yaitu fase pemikiran filsafat yang meletakkan manusia sebagai objek pembahasan filsafat, hal ini terjadi dan berkembang pada zaman modern. Keempat, logosentris, yaitu fase pemikiran filsafat yang meletakkan bahasa sebagai pusat wacaana filsafat, hal ni berkembang setelah abad modern sampai sekarang,yang disebut dengan pascamodern atau postmodern.

Bapak linguistik modern, Ferdinand de Saussare, adalah orang pertama yang mengenalkan semiolog. Semiolog adalah sebutan bagi seorang yang menggunakan ilmu semiotika. Semiotika ialah teori tentang lambang dan tanda.

Secara sederhana, semiotika bisa didefinisikan sebagai ilmu yang memperlajari tentang tanda dan makna dalam bahasa, seni, media massa, musik, dan setiap usaha manusia yang dapat direpruduksi atau direpresentasikan untuk individu ataupun kelompok. Belakangan, semiotika dipakai untuk menangkap apa yang terdapat dibalik bahasa untuk menemukan makna.

Bahasa sebagai sistem tanda-tanda yang tidak hanya berupa suara atau teks-teks tertulis, melainkan juga semua praktek sosial yang bermakna dan fenomena kultural yang dapat menyusun berbagai macam bahasa.

Tanda tercipta dari bangunan pola pikir kehidupan sosial suatu kelompok. Ketika individu membentuk dirinya menjadi kelompok, maka secara tidak langsung akan tercipta standar sebuah tanda.

Misalnya, tolak ukur seorang pelajar dikatakan pintar ialah ketika ia mendapatkan nilai besar, sehingga pelajar tersebut menjadikan nilai besar sebagai pertanda bahwa dirinya akan di berikan tanda sebagai pelajar yang pintar di lingkungan sosialnya.

Namun ia mengabaikan penanda dirinya disebut pintar, ia tidak lagi belajar dengan sungguh-sungguh untuk memahami setiap ilmu yang dipelajari, melainkan mengenyampingkan segala penanda hanya untuk mengejar pertanda.

Era masyarakat modern seperti saat ini, kebanyakan dari populasi manusia terjebak didalam tanda. Ada yang sama sekali tidak menyadari itu, ada pula yang sudah mulai tersadar namun tidak mampu berbuat banyak karena lingkungan sekitarnya telah menjerat dirinya. Oleh sebab itu, maka dianggap sangat perlu dilakukan penyadaran terhadap kelompok masyarakat dimulai dari lingkungan sekitar hingga mempengaruhi seluruh masyarakat.

Maka Kelompok Studi Kader (KLASIKA) Lampung kembali memberi kesempatan kepada siapapun untuk belajar bersama membaca setiap pertanda dan menentukan sebuah tanda baru bagi kehidupan sosial masyarakat.

Kelas Mondok Angkatan VIII dengan tema “Manusia, Bahasa, dan Jerat Tanda” akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2020- 28 September 2020. Agenda ini tentunya sebagai upaya merawat nalar dan menjaga setiap kemurnian sebuah tanda.

Dalam kegiatan tersebut Klasika menerima peserta terbatas yakni 10 orang. peserta bisa mendaftar langsung di Rumah Ideologi Klasika, Jalan Sentot Alibasa, Pembangunan A5 No 121 Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung.

Pendaftaran Kelas Mondok dibuka dari tanggal 11-19 Agustus 2020. untuk informasi lebih lanjut bis menghubungi 082175196002

Tulis sesuatu

%d blogger menyukai ini: